Apakah Yohanes Pembaptis sungguh-sungguh Elia?

  1. Ya, dia adalah Elia (Matius 11:13-14) - "Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes.  14dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu."
  2. Tidak, dia bukan Elia (Yohanes 1:19-21) - "Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?"  20Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." 21Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!"

Ajaran reinkarnasi sesungguhnya bertentangan dengan Perjanjian Lama. Sehingga, Yesus tidak mungkin mengajarkan bahwa Yohanes Pembaptis adalah reinkarnasi dari Elia. Jadi, apakah yang dimaksudkan oleh Yesus ketika Ia mengatakan bahwa Yohanes Pembaptis adalah Elia? Kita dapat melihat bahwa dalam Maleakhi 4:5 dinubuatkan bahwa,  "Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu."  Yesus sedang mengacu pada nubuat mengenai Elia. Kita dapat melihat bahwa kedatangan Elia adalah dalam wujud roh Elia, sebagaimana yang dicatat dalam Lukas 1:13-17. Konteks dari ayat ini adalah ketika Zakharia, bapak Yohanes Pembaptis, sedang menjalankan tugasnya sebagai Imam di dalam Bait Allah (Lukas 1:8). Seorang malaikat muncul di hadapannya dan berkata:

"Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. 14Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. 15Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; 16"ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, 17dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." (Lukas 1:13-17).

Jadi, kita bisa melihat di sini bahwa Yohanes Pembaptis berada dalam roh Elia, dan bukan Elia yang berinkarnasi.

Ada lagi sedikit informasi yang cukup menarik. Elia mengenakan pakaian dari bulu, sangat mungkin dari bulu onta.  "Jawab mereka kepadanya: "Seorang yang memakai pakaian bulu, dan ikat pinggang kulit terikat pada pinggangnya." Maka berkatalah ia: "Itu Elia, orang Tisbe!" (2 Raja-raja 1:8).  Menurut buku Treasury of Scripture Knowledge, dalam kaitannya dengan  2 Kings 1:8, Elia . . .

"Ia memakai pakaian yang kasar, mungkin dibuat dari bulu unta, seperti halnya Yohanes Pembaptis, atau terbuat dari kulit yang ditutup dengan bulu. Sir J. Chardin menginformasikan kepada kami, dalam sebuah catatan di tempat ini, yang dikutip oleh Mr. Harmer, bahwa kaum fakir di negeri timur memakai pakaian sebagaimana yang dipakai oleh Elia, yaitu dengan bahan yang berbulu, dan memakai korset kulit."1

Mengenai Yohanes Pembaptis, dikatakan bahwa dalam Matius 3:4, "Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan."  Mungkin saja Zakharias yang memiliki akses ke Bait Allah, mungkin telah mengambil baju bulu unta Elia dan memberikannya kepada Yohanes pembaptis untuk dipakai. Ini hanyalah spekulasi, tetapi ini merupakan kemungkinan yang menarik.

  • 1. "He wore a rough garment, either made of camels's hair, as that of John Baptist, or of a skin, dressed with the hair on. Sir J. Chardin informs us, in a MS. note on this place, cited by Mr. Harmer, that the eastern dervishes and fakeers are clothed just as Elijah was, with a hairy garment, girded with a leathern girdle."

 

 

 

 
 
CARM ison