Kamu boleh membeli budak

  • (Imamat 25:44) - "Tetapi budakmu laki-laki atau perempuan yang boleh kaumiliki adalah dari antara bangsa-bangsa yang di sekelilingmu; hanya dari antara merekalah kamu boleh membeli budak laki-laki dan perempuan."

Dalam dunia yang telah jatuh yang telah diciptakan oleh manusia, perbudakan adalah realita. Allah mengijinkan hal ini terjadi dan tatap bekerja di dalam sistem dunia ini guna menggenapi kehendak-Nya. Budak-budak pada masa itu lebih mirip pembantu rumah tangga daripada pekerja lapangan yang tertindas. Budak-budak dapat berasal dari tawanan perang (Bilangan 31:25-47), orang yang membayar hutang-hutangnya dengan bekerja (2 Raja-raja 4:1), orang-orang yang terlahir dalam perbudakan (Kejadian 7:12-13), atau orang menjadi budak secara sukarela (Keluaran 21:5-6). Dalam kebudayaan Timur Dekat kuno, beberapa budak bahkan bisa memiliki budak mereka sendiri dan bahkan menjalankan bisnisnya sendiri dan dalam Keluaran 25:2 seorang budak haruslah dibebaskan setelah bekerja selama 6 tahun. Meskipun perbudakan memiliki konotasi yang sangat buruk di Amerika dan dunia saat ini, tetapi perbudakan pada jaman dahulu tidaklah separah perbudakan yang terjadi dalam masa 100 tahun pertama kemerdekaan Amerika Serikat.

Seperti yang telah saya katakan di atas, Allah tetap bekerja di dalam sistem yang telah jatuh itu guna menggenapi kehendak-Nya. Perbudakan diijinkan Allah dan aturan mengenai bagaimana memperlakukan budak diberikan oleh Allah supaya mereka tidak diperlakukan secara tidak manusiawi.

 

 

 

 
 
CARM ison